Article • 23 April 2022

Pengenalan Coding Scratch untuk Anak-anak

Oleh : Alfira Mahda

Pengenalan Coding Scratch untuk Anak-anak

Di era digital saat ini, kemampuan coding menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dikenalkan sejak dini. Salah satu cara terbaik untuk memperkenalkan dunia pemrograman kepada anak-anak adalah melalui Scratch, sebuah platform pemrograman visual yang dirancang khusus untuk pemula. Dengan metode yang interaktif dan menyenangkan, Scratch membantu anak-anak memahami dasar-dasar logika pemrograman tanpa harus menghadapi kerumitan penulisan kode.

Apa Itu Coding Scratch?

Scratch adalah bahasa pemrograman visual yang memungkinkan anak-anak membuat animasi, permainan, cerita interaktif, musik, dan berbagai karya kreatif lainnya. Proses pembuatannya sangat mudah karena anak-anak hanya perlu menyusun balok-balok perintah (blocks) secara visual.

Pendekatan ini membantu anak-anak fokus pada pengembangan logika dan alur berpikir (algoritma), tanpa harus mempelajari aturan sintaks yang rumit seperti pada bahasa pemrograman teks.

Fitur-Fitur Utama Scratch

Scratch memiliki berbagai fitur utama yang sangat mendukung pembelajaran coding untuk anak-anak, di antaranya:

  1. Stage (Layar Utama)
    Area untuk menampilkan hasil proyek seperti animasi atau game secara langsung. Anak-anak dapat menjalankan atau menghentikan program dengan mudah.

  2. Sprite
    Karakter atau objek yang dapat ditambahkan, diubah, dan diatur sesuai kebutuhan proyek.

  3. Backdrop (Latar Belakang)
    Latar visual yang mempercantik tampilan proyek, tersedia dari galeri atau dapat dibuat sendiri.

  4. Code Area
    Area kerja tempat menyusun blok-blok kode untuk mengatur logika dan perilaku sprite.

  5. Blok Kode
    Elemen utama dalam Scratch yang digunakan untuk membuat perintah program dengan metode drag and drop.

Cara Kerja Scratch

Scratch menggunakan sistem drag and drop, di mana anak-anak cukup mengambil blok kode dari panel perintah dan menyusunnya di area kode. Setiap blok memiliki fungsi tertentu, seperti menggerakkan sprite, memutar suara, mendeteksi input pengguna, hingga menghitung skor dalam permainan.

Agar program berjalan dengan baik, penyusunan blok harus mengikuti logika yang benar. Proses ini membantu anak-anak memahami hubungan sebab-akibat dalam sebuah program secara visual.

Sebagai contoh, untuk membuat game sederhana, anak-anak dapat mengatur pergerakan karakter, mendeteksi aksi pemain, serta menampilkan skor secara real-time—semuanya dilakukan secara visual dan mudah dipahami.

Contoh Proyek yang Bisa Dibuat di Scratch

Dengan Scratch, anak-anak dapat berkreasi tanpa batas. Beberapa contoh proyek yang bisa dibuat antara lain:

  • Permainan sederhana dengan karakter lucu

  • Animasi edukatif, seperti simulasi erupsi gunung berapi

  • Cerita interaktif dengan suara dan gerakan

  • Musik digital sederhana

Setiap proyek membantu anak-anak mengasah kreativitas, kemampuan berpikir logis, serta mengenal konsep dasar pemrograman dengan cara yang menyenangkan.

Mengapa Scratch Cocok untuk Anak-Anak?

Scratch merupakan solusi ideal untuk memperkenalkan coding kepada anak-anak. Melalui pendekatan yang kreatif dan interaktif, anak-anak belajar berpikir logis, memahami algoritma, dan membangun fondasi pemrograman tanpa merasa terbebani oleh kompleksitas kode.

Mulai Belajar Coding di Koding Akademi

Ingin Anak Anda Mahir Coding Sejak Dini?

Mulailah perjalanan belajar coding bersama Koding Akademi. Anak-anak akan mendapatkan pengalaman belajar yang interaktif, didampingi oleh mentor profesional, serta modul pembelajaran yang dirancang khusus sesuai usia mereka.

Daftarkan anak Anda sekarang di https://www.kodingakademi.id dan jadikan mereka kreator digital masa depan!

overlay blue
It's Your Time!

Coba Kelas Trial Gratis Sekarang Juga!

Koding Akademi

Online

Today