Tiga siswa sekolah dasar asal Denpasar, Bali, yang tergabung dalam Tim Blind Heroes berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang teknologi internasional Codeavour 6.0. Kompetisi ini dikenal sebagai salah satu lomba coding, Artificial Intelligence (AI), dan robotik terbesar di dunia bagi anak dan remaja usia 7–18 tahun, dengan peserta dari lebih dari 20 negara.
Inovasi Tongkat Pintar Berbasis AI
Dalam kompetisi tersebut, Tim Blind Heroes menciptakan The Intelligent Blind Stick, sebuah tongkat pintar berbasis AI yang dirancang untuk membantu mobilitas penyandang tunanetra. Proyek ini mengusung tema Good Health and Wellbeing (SDG 3) dan dikembangkan menggunakan sensor ultrasonik, sensor air, kamera berbasis AI, buzzer audio, LED, serta mikrokontroler Arduino.
Teknologi yang mereka kembangkan mampu memberikan peringatan terhadap hambatan di sekitar pengguna, sehingga meningkatkan keamanan dan kemandirian dalam beraktivitas sehari-hari.
Berangkat dari Empati dan Kebutuhan Nyata
Keunikan proyek ini terletak pada pendekatan yang berangkat dari empati. Tongkat pintar tersebut tidak hanya menjadi prototipe untuk lomba, tetapi juga telah diuji langsung oleh penyandang tunanetra. Hasil pengujian menunjukkan manfaat nyata dalam meningkatkan rasa aman serta mobilitas pengguna.
Hal ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi solusi sosial yang berdampak, bukan sekadar inovasi teknis semata.
Dari Seleksi Online Hingga Panggung Dunia
Perjalanan Tim Blind Heroes dimulai dari seleksi online, kemudian berlanjut ke babak regional dan nasional. Setelah meraih prestasi di tingkat nasional sebagai 1st Winner Elementary Track 1, mereka melaju ke panggung global yang diselenggarakan di Qatar National Convention Center, Doha.
Di tingkat internasional, tim ini berhasil meraih Consolations / Appreciation Award Elementary Group Track 1, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi siswa Indonesia di kancah dunia.
Bukti Anak Indonesia Mampu Mendunia
Keberhasilan Tim Blind Heroes menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya berbicara tentang kecanggihan, tetapi juga kepedulian dan dampak sosial. Mereka menjadi contoh nyata bahwa anak-anak Indonesia mampu menciptakan inovasi bermakna dan bersaing di level global sejak usia dini.
Prestasi ini juga menegaskan bahwa pembelajaran coding dan teknologi dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Ingin anak Anda juga mampu menciptakan inovasi teknologi yang berdampak dan berprestasi hingga tingkat dunia? Yuk mulai belajar coding sekarang di https://www.kodingakademi.id/ dan wujudkan potensi mereka menjadi inovator masa depan!