Scratch adalah aplikasi pemrograman visual berbasis blok yang dirancang khusus untuk anak-anak dan pemula. Dengan sistem drag-and-drop, pengguna dapat mempelajari logika pemrograman tanpa harus menulis kode yang rumit. Setiap perintah di dalam Scratch disajikan dalam bentuk blok kode yang dapat disusun layaknya puzzle hingga membentuk sebuah program interaktif.
Jenis-Jenis Blok Kode Scratch
1. Motion (Gerak)
Blok Motion digunakan untuk mengatur pergerakan sprite. Beberapa perintah yang sering digunakan antara lain Move 10 Steps untuk bergerak maju, Turn untuk berbelok, serta Go to Random Position untuk berpindah ke posisi acak.
2. Looks (Tampilan)
Blok Looks berfungsi untuk mengubah tampilan sprite atau latar belakang. Contohnya, Say “Hello” for 3 seconds untuk menampilkan teks, Next Costume untuk mengganti kostum sprite, serta Show dan Hide untuk menampilkan atau menyembunyikan sprite.
3. Sound (Suara)
Kategori Sound memungkinkan pengguna menambahkan efek suara ke dalam proyek. Play Sound digunakan untuk memutar suara hingga selesai, sedangkan Start Sound memutar suara tanpa harus menunggu suara sebelumnya berakhir.
4. Events (Acara)
Blok Events berfungsi memicu skrip berdasarkan peristiwa tertentu. Contoh yang paling umum adalah When Green Flag Clicked untuk memulai program, serta Broadcast untuk mengirim pesan antar-sprite.
5. Control (Kontrol)
Kategori Control mengatur alur jalannya program. Beberapa blok penting di antaranya Wait untuk memberi jeda waktu, Repeat untuk mengulang perintah sejumlah tertentu, dan Forever untuk menjalankan perintah tanpa henti.
6. Sensing (Sensor)
Blok Sensing digunakan untuk mendeteksi interaksi atau kondisi tertentu. Contohnya Touching (color)? untuk mendeteksi sentuhan warna, Distance to (sprite)? untuk mengukur jarak antar-sprite, serta Ask and Wait untuk menerima input dari pengguna.
7. Operators (Operator)
Blok Operators berfungsi menjalankan operasi matematika dan logika. Contohnya Add untuk penjumlahan dan Subtract untuk pengurangan, yang sering digunakan dalam perhitungan skor atau logika permainan.
8. Variables (Variabel)
Blok Variables digunakan untuk menyimpan dan mengelola data. Beberapa perintah yang sering digunakan adalah Set Variable untuk menentukan nilai awal, Change Variable untuk menambah atau mengurangi nilai, serta Show Variable agar data tampil di layar.
Manfaat Menguasai Blok Kode Scratch
Dengan memahami blok kode Scratch, pengguna dapat membuat animasi, permainan sederhana, hingga simulasi interaktif. Selain belajar coding, Scratch juga membantu mengembangkan logika berpikir, kreativitas, serta keterampilan pemecahan masalah sejak dini.
Kesimpulan
Blok kode Scratch terdiri dari delapan kategori utama, yaitu Motion, Looks, Sound, Events, Control, Sensing, Operators, dan Variables. Setiap kategori memiliki fungsi yang berbeda, namun saling melengkapi dalam membangun proyek interaktif.
Menguasai blok-blok ini merupakan langkah awal yang penting bagi siapa pun yang ingin belajar pemrograman dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Mulai Belajar Scratch Lebih Dalam
Bagi kalian yang ingin mempelajari Scratch lebih mendalam, kalian dapat mengikuti kelas Basic Coding di Koding Akademi. Pada kelas ini, peserta akan belajar membuat berbagai jenis game menggunakan Scratch.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi kodingakademi.id.
Ditulis oleh:
Ni Putu Nadila Supardan